Rabu, 27 Desember 2017

Bicara Jatuh Cinta

Kata orang, jatuh cinta berjuta rasanya, bahkan dibelai dipandang amboi rasanya

Namun ada yang bergegas untuk lupa kemudian berangsur pudar

Benarkah itu cinta?
Amboi rasanya

Bicara jatuh cinta, kepala ini berisik sekali obrolannya, antara harapan serta kenyataan tak kalah hebat berdebat siapa yang terhebat

Lalu apa? Hanya menyisakan ulu hati yang tertusuk-tusuk

Bicara jatuh cinta, sekelas penemu atom pun mungkin bisa sejongkok itu
Ha ha... apasih cinta??

Sebagian menganggapnya anugrah, yang lainnya bergegas lupa dan berangsur pudar

Kau hanya butuh kuat, dan yakin.
Setelahnya, apa??

Hanya dua

Bahagia,

Atau,

Apa.

Minggu, 10 Desember 2017

Nasi uduk

Mungkin kau adalah nasi uduk sarapan pagiku, yang aku santap dengan harap penuh kebugaran sampai nanti siang hari
Sebab, bila ini adalah sebuah ibarat,
Tawa dan canda mu ialah kerupuk yang merenyahkan kunyahanku,
Pelukanmu ialah sambel yang genit menggigit lidahku
Yang lebih serunya, bersamamu bagaikan semur jengkol dan tempe orek bila dikunyah menari-nari rasanya,

Namun kau perlu ingat, aku mungkin bertemu nasi uduk pagi ini

Siangku belum tahu ada apa,
Malam nanti bisa saja banyak makanan lainnya,
Itu sebabnya, kau adalah nasi uduk sarapan pagiku.

Rumah Tangga?

Sesekali saya bertanya kepada diri saya sendiri, apakah orang yang melihat saya, ingin menjalani kehidupan seperti saya? Satu hal yang menj...