Yakinku Tuhan sengaja
Pertemukan kita
di waktu yang seimbang
Dan rasa yang searah
Sampai pejam matamupun
Bisa membuat napasku
Perlahan-lahan meletupkan kebahagiaan
Seperti kata mereka
Jatuh cinta itu hanya sebuah proses
Dan bersama menjadi keputusannya
Bisa saja kita kemudian habis terbakar
Atau memudar bersama
Yakinku kedua kalinya, bahwa aku tak ada segan menanti menatap wajahmu saat tua nanti dalam pejam malam dan pagi menjelang.
Aku mencintaimu,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar