kenangan...
pantaskah ini disebut kenangan tentang kemanisanmu menjamahi fikiran dan qalbu ku.. memfatamorganakan harapan hingga terbendung menjadi titik titik kepedihan..
pantaskah ini disebut kenangan atas keluguanku terbodohi oleh hati...
pantaskah ini disebut kenangan karna setiap aku mengingatnya nafasku sungguh berpacu dalam sesak..
hujan itu memecah genangan kesendirian, menyelimuti dengan harapan, hujan itu kini menjadi petir.. hujan itu telah dingin.. tiada hangat tiada kasih....
kenangan yang memanipulasi akan aku, merasuki jalan terang dalam penjiwaanku.. merubahku.. menjadi takut..
takut untuk membentuk kembali kenangan baru, takut kenangan itu seperti duri bukan pada mawar melainkan kaktus dan bisa ular yang mematikan..
apa salah bila ada yang mencintaiku?
mengapa hati ku juga menangis?
apa salah bila aku ingin membuat kenangan baru?
mengapa hatiku juga menangis?
kenangan... datanglah bukan yang lalu... namun kenangan.. rakitlah, isi kembali.. penuhi lagi posisimu.. berikan kebenaran
bahwa kenangan itu indah, tidak melukai, tidak menyakiti...
kenangan itu manis, tersenyumlah dan buatlah kenangan baru.. dan kenangan.. terimakasih telah mengajariku akan... kenangan
Selasa, 07 Mei 2013
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Rumah Tangga?
Sesekali saya bertanya kepada diri saya sendiri, apakah orang yang melihat saya, ingin menjalani kehidupan seperti saya? Satu hal yang menj...
-
Jatuh cinta kepadamu bukanlah sebuah puisi-puisi yang aku nikmati atau aku tuliskan. Jatuh cinta kepadamu, Adalah tangisan yang aku redam...
-
Kau hanya sebuah tulisan, Yang aku setarakan dengan awan-awan di langit. Ingin ku sentuh, Dapat ku sentuh, Kemudian basah, Namun di kel...
-
Kau mungkin seorang pelupa, Yang egoisnya sama saja seperti ingatan-ingatan yang terbang bersama embun dini hari Ia basah dingin dan kadan...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar