Pada ranting itu ada sepuluh helai daun yang tak kasat mata,
Separuhnya mengenai keyakinan,
Sisanya keputus asaan
Satu persatu ia mulai hinggapi tanah, layaknya kartu remi tumpang tindih bayangkan akan menang namun entah bagaimana
Keduanya merasa lebih dulu tumbuh temani ranting yang diam nya tak melulu diam,
Keduanya mengaku lebih berperan dalam kelangsungan nyawa sang ranting
Satu-persatu hingga sisa yang terakhir,
Ia lebih sombong,
Karena bertahan lebih lama dari sembilan lainnya,
Lupa segala kerabatnya yang lebih dulu bertarung dari padanya,
Keyakinan kah?
Atau keputus asaan?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar