Mereka rekam mereka larang
Kemudian mereka abadi dalam angan-angan kebahagiaan
Baju berdasi, wajah dirias rapih
Kemudian mereka lepaskan wajahnya
Senyum dua belas jari
Hati dua belas belati
Apa yang sudah terkasihi
Kepada siapa mereka mengasihi?
Pada batinnya kah?
Atau pada dunianya?
Mataku terpejam saja sudah tahu bahwa kalian bukan jati diri
Bangkit di antara kepingan-kepingan pingin
Pantatnya didorong-dorong pemuja.
Padahal akan berangsur padam
walau beberapa ada yang memutuskan habis terbakar
Kedubes Bekasi, 03 November 2017
08.00 pm
Tidak ada komentar:
Posting Komentar