Selasa, 07 November 2017

Pesohor

Layaknya panggung sinema
Mereka rekam mereka larang
Kemudian mereka abadi dalam angan-angan kebahagiaan

Baju berdasi, wajah dirias rapih
Kemudian mereka lepaskan wajahnya
Senyum dua belas jari
Hati dua belas belati

Apa yang sudah terkasihi
Kepada siapa mereka mengasihi?
Pada batinnya kah?
Atau pada dunianya?

Mataku terpejam saja sudah tahu bahwa kalian bukan jati diri
Bangkit di antara kepingan-kepingan pingin
Pantatnya didorong-dorong pemuja.

Padahal akan berangsur padam 
walau beberapa ada yang memutuskan habis terbakar


Kedubes Bekasi, 03 November 2017
08.00 pm


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Rumah Tangga?

Sesekali saya bertanya kepada diri saya sendiri, apakah orang yang melihat saya, ingin menjalani kehidupan seperti saya? Satu hal yang menj...