Kali ini tanah basah tak begitu mengganggu penciumanku
Hujan tak membasuh apa pun pada kulitku
Kemudian kembali ku lihat cermin yang ada di pojok sebelah sana
Bukan wajah cantik yang dipantulkannya, kilauannnya pun tak ada
Kata ibu, jadi artis itu bisa banyak uang, namun apa mau dikata
Elok pun tidak, kulitku pun tak pantas jadi model terkenal, apalagi jadi bintang film
Tubuh setengah bulat, hidung tak ada runcingnya
Yang ada bikin malu yang mempunyai
Ya tapi begitulah, kalau bisa kupesan Tuhan pasti sediakan yang terbaik
Bukan mengeluh atau tidak terimakasih kepadaNya.
Hanya saja, banyak dari mereka yang sengaja melampaui Tuhan, katanya wanita itu harus cantik biar bisa diterima apa saja.
Lowongan kerja saja tersebar dengan kriteria "menarik"
Hahahaha
Lucu!
Siapa yang ingin dia tarik?
Sepertinya, Kartini keliru tinggalkan wasiat;
Seharusnya wanita itu, nomer satu harus elok rupanya, tak apa hati sekeras batu atau sehitam tinta
Kedua, payudara kencang, pantat bulat, pinggang bak gitar spanyol ucapnya, tak apa otaknya kosong, asal pintar merayu
Yang ketiga, harus pandai bermain peran supaya jaya lah hidupnya.
Ya memang seperti itulah kenyataannya, jangan heran kalau sekarang kau sering jumpai perempuan yang wajahnya serupa, salon kecantikan sepertinya belajar hal yang sama
Harusnya Tuhan ciptakan saja semua persis, agar mereka tak melampaui atau mengeluh.
Supaya mereka puas
Toh tak ada bedanya
Keinginannya sama
Pengakuan,
Dari siapa?
Pengakuan,
Dari apa?
Sama,
Pada kenyataannya sama saja.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar